operasi caesar sedang flu
Artikel

Operasi Caesar Sedang Flu Tidak Dianjurkan, Ini Penjelasannya

Operasi Caesar Sedang Flu Tidak Dianjurkan, Ini Penjelasannya

operasi caesar sedang flu
Operasi caesar sedang flu

Operasi caesar sedang flu memang menyebalkan buat Bunda, takut karena mungkin tidak diperbolehkan melakukan operasi caesar.

Deg-degan buat yang awam waktu dokter mengatakan Bunda harus melakukan proses persalinan dengan operasi caesar bukan persalinan normal.

Ya ada sih yang sudah merasakannya ada juga yang belum. Sibuk pasti iya, ikhlas lahir batin jika akan melahirkan, minta maaf kepada orang tua dan sanak saudara.

Ingat flu dalam kondisi normal pun sangat menyedihkan, apalagi pada kondisi seperti ini.

Batuk-batuk, demam disertai sakit kepala dan hidung meler rasa ngga nyaman tentunya. Lebih parah lagi, bagaimana jika efeknya buruk bagi janin sehingga kesehatan si Kecil jadi taruhannya.

Jadi usahakan jangan batuk pilek waktu operasi caesar karena Bunda akan merasakan siksaan yang luar biasa, dan ngga boleh juga terkena batuk setelah operasi caesar karena bikin kesal lho.

Flu vs Pilek

Saya sempat mengira bahwa flu dan pilek sama saja, Bun. Ternyata, flu disebabkan virus influenza dan gejalanya lebih berat dibandingkan pilek.

Jika saja saya rajin mencuci tangan, menghindari berdekatan dengan orang yang terjangkit flu, memakai masker ketika berada di tempat ramai serta memperbanyak istirahat saat mulai lelah, mungkin saya bisa terhindar dari virus ini.

Sayangnya, waktu itu saya cuek saja Bun, karena merasa kuat.

Saya pun langsung menghubungi dokter kandungan melalui telepon, sekalian membuat janji check up.

Di telepon, dokter menenangkan dengan mengatakan bahwa jika ditangani dengan baik, gejala influenza bisa reda dalam waktu 4 sampai 7 hari.

Buah & Makanan Bergizi Sebagai “Obat”

Walau sudah didiagnosa flu, saya tidak diberikan obat lho, Bun.

Bahkan, dokter terus-menerus mengingatkan agar selama hamil tidak mengonsumsi obat, yang ringan sekalipun, tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Saya justru dianjurkan banyak makan buah serta menu bergizi lainnya untuk mempercepat penyembuhan sekaligus meningkatkan kekebalan tubuh.

Supaya nggak bosan, saya pun memborong aneka buah yang kaya vitamin C, seperti apel, jeruk, papaya dan kiwi. Dokter juga menyuruh banyak meminum air putih.

Kalau biasanya 8 gelas, menjadi 10 sampai 12 gelas dalam sehari. Susu juga penting dalam proses pemulihan, Bun.

Ekstra Istirahat

Memperbanyak istirahat juga sangat efektif untuk melawan flu. Bukan hanya fisiknya, tapi istirahatkan juga pikiran Bunda. Singkirkan kecemasan serta perasaan negatif.

Pastikan Bunda tidur dengan nyenyak. Berada di sekitar orang-orang terdekat juga membantu agar kita lebih relaks. Apalagi, jika hari-H persalinan sudah dekat. Mereka pun bisa ikut menjaga Bunda.

Nah, semua itu harus dijalani dengan konsisten, Bun.

Proses pemulihannya memang tidak instan.

Saya sendiri perlu waktu sekitar seminggu.

Jika gejala flu tak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter. Begitu pula saat akan melahirkan.

Pastikan dokter kandungan mengetahui kondisi kesehatan Bunda. Mudah-mudahan Bunda lekas sembuh, ya. Ingat, pikiran positif Bunda sangat baik bagi si Kecil serta dapat membantu kelancaran persalinan.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *