pijat setelah operasi caesar
Artikel

Pijat Setelah Operasi Caesar Diperbolehkan Asalkan Ikuti Syarat-Syarat Ini

Pijat setelah operasi caesar memang sangat membuat enak badan terutama karena Anda habis melakukan pembedahan dan 9 bulan sebelumnya juga membawa bayi dalam rahim perut yang cukup berat. Pemijatan seperti apa yang harusnya dilakukan? dan bagaimana cara-cara yang harus dipenuhi agar tidak membahayakan kondisi.

pijat setelah operasi caesar

Kondisi tubuh berbeda dengan sebelum kehamilan. Setelah kehamilan Anda akan merasakan pegal-pegal yang membuat badan tak nyaman. Rasa lelah akan terbayarkan dengan melakukan pemijatan pada tubuh.

Pertanyaannya adalah “Apakah Aman dan bolehkah melakukan pijat setelah melahirkan (sesar ataupun normal) ????”

Jika menurut ahli medis Anda tidak diperbolehkan untuk melakukan pemijitan pada area rahim perut. Kenapa tidak diperbolehkan melakukan pijat setelah operasi caesar? Kondisi tubuh Anda belum stabil, trauma pada area rahim masih dirasa membahayakan. Infeksi juga akan didapatkan jika Anda melakukan pijatan diarea  rahim tersebut.

Infeksi sangat berbahaya bagi luka jahitan Anda. Pendarahan hebat akan Anda alami jika sudah mengalami infeksi dan akan mengancam jiwa nantinya.

Ingat Anda masih mengalami masa nifas.

Jika dalam masa nifas Anda dianjurkan untuk tidak melakukan hal-hal yang berat seperti naik tangga setelah operasi caesar. Wanita yang baru selesai melahirkan akan langsung memasuki masa nifas. Masa ini dimulai ketika wanita telah mengeluarkan plasenta dan berlanjut hingga beberapa minggu kemudian. Masa nifas pada umumnya berlangsung sampai enam minggu setelah melahirkan.

Masa nifas juga berpengaruh kepada emosi Anda. Anda bisa merasa bahagia karena kehadiran seorang anggota baru di tengah keluarga, namun di saat yang sama, Anda mungkin juga merasa lelah dan cemas karena memiliki tanggung jawab baru dalam mengurus bayi. Jadi jaga emosi Anda…

Pijat Setelah Operasi Caesar Dengan Refleksi

Kapan saya boleh pijat refleksi setelah operasi caesar?

Boleh saja setelah masa nifas selesai dan luka mengering Anda melakukan dipijat refleksi. Jika belum maka tunggulah hingga kering dan selesai nifasnya.

Walaupun pijat refleksi sendiri merelaksasi wilayah kaki tangan dan telinga.

Pijat refleksi sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui loh.

Laktasi ibu akan banyak jika relax, nah pijat refleksi sangat membantu urusan tersebut.

Baik lagi jika dilakukan sebelum melahirkan. Maternity reflexology berperan dalam membantu perempuan untuk hamil dan bersalin, serta menghindari kekhawatiran atau stres setelah melahirkan.

Studi ini juga menemukan volume air susu ibu (ASI) meningkat sebesar 88 persen pada ibu menyusui yang menerima terapi refleksiologi sebanyak 10 kali.

Pijat Setelah Operasi Caesar Dengan Ala Swedia

Tidak dianjurkan juga jika belum sebuh benar.

Apa sih pijat swedia itu?

Bagi Anda yang baru pertama kali ingin mencoba dipijat atau mengalami nyeri tubuh ringan, maka jenis pijat ini cocok untuk Anda. Terapi pijat asal Swedia ini dilakukan dengan menggunakan teknik memijat panjang, gerakan melingkar, getaran, sampai menekan sendi dan seluruh bagian tubuh.

Pijat Setelah Operasi Caesar Dengan Aromaterapi

Aromanya boleh dihirup, namun pijatannya jangan dulu ya…

jenis pijat ini menggunakan minyak beraroma, atau yang disebut juga minyak esensial, untuk dibalurkan ke tubuh selama dipijat.

Minyak esensial yang digunakan dapat membuat tubuh jadi semakin rileks, bahkan diyakini bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Minyak lavender, misalnya, dipercaya dapat membuat tidur jadi lebih nyenyak sekaligus meringankan gejala PMS.

Pijat Setelah Operasi Caesar Dengan Hot Stones

Jangan dulu, konsultasikan dulu ke dokter Anda…

Apaan tuh hot stone massage?

Hot stone massage alias pijat batu panas sangat cocok untuk Anda yang mengalami nyeri otot hebat di sekujur tubuh. Suhu panas batu dapat membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi ketegangan otot.

Batu panas ini ternyata tidak hanya ditempelkan pada bagian tubuh yang nyeri saja. Pasalnya, terapisnya pun akan memijat tubuh Anda sambil menggenggam batu panas tersebut. Dengan begitu, suhu panasnya akan menjalar ke seluruh tubuh Anda secara maksimal.

Pijat Setelah Operasi Caesar Dengan Deep Tissue Massage

Apalagi jenis pijat ini, tekanan pakainya jadi dilarang sekali.

Dibandingkan pijat Swedia, pijat jaringan dalam atau deep tissue massage cenderung menggunakan lebih banyak tekanan pada tubuh. Itulah mengapa, pijat ini sangat cocok bagi Anda yang mengalami masalah otot kronis seperti nyeri otot, cedera, carpal tunnel syndrome, osteoporosis, hingga masalah postur tubuh.

Teknik pemijatan akan dilakukan secara perlahan dan lebih dalam hingga menyentuh lapisan terdalam otot dan jaringan ikat. Tenang, cara ini tergolong aman dan tidak akan membuat Anda kesakitan saat dipijat.

Pijat Setelah Operasi Caesar Dengan Shiatsu

Beda dengan jenis pijat lainnya, pijat shiatsu dilakukan dengan menggunakan jari jemari, tangan, atau siku untuk memijat. Cara ini dilakukan untuk menstimulasi titik-titik akupresur pada tubuh, tujuannya untuk meningkatkan aliran energi dan mengembalikan keseimbangan tubuh.

Jenis pijat yang satu ini dipercaya dapat membantu mengurangi stres dan melindungi Anda dari berbagai masalah kesehatan, seperti arthritis, insomnia, nyeri punggung dan leher, sakit panggul, dan sinus. Anda bahkan tak perlu melepas pakaian selama melakukan pijat shiatsu.

Demikian pembahasan mengenai pijat setelah operasi caesar, semoga bermanfaat. Jika merasa berguna maka bisa Anda share ke teman-teman Anda.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *