infeksi setelah operasi caesar
Artikel

Inilah 3 Tanda Tanda Infeksi Setelah Operasi Caesar, Jangan Abaikan…

Tanda Tanda Infeksi Setelah Operasi Caesar – Operasi caesar merupakan pembuatan sayatan di perut untuk melahirkan bayi dari dalam rahim dengan prosedur yang tepat. Operasi pengangkatan bayi ini dilakukan saat persalinan normal tidak dimungkinkan karena komplikasi yang bisa membuat kelahiran normal berbahaya bagi ibu dan bayi. Meskipun operasi caesar dilakukan di lingkungan steril, namun masih saja ada risiko infeksi yang mengancam. Bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Berikut penjelasannya…

Tanda – Tanda atau Ciri – Ciri Infeksi Eksternal

Salah satu faktor infeksi yang paling umum pasca operasi caesar adalah sayatan. Karena kulit merupakan penghantar terhadap berbagai bakteri, infeksi bisa terjadi. Bagian yang terinfeksi bisa menjadi merah, bengkak dan lunak saat tubuh mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Area ini mungkin juga berbau nanah. Dalam beberapa kasus, infeksi dapat menyebar, menyebabkan garis jejak merah terlihat di permukaan kulit yang mengarah dari sayatan.

Tanda-tanda Infeksi Internal

Bagian operasi juga dapat menyebabkan jaringan internal menjadi terinfeksi. Salah satu tanda adanya infeksi dalam adalah adanya demam. Pasien juga dapat merasakan sakit dari luka yang mungkin berbau busuk. Jika ginjal atau saluran kemih dilibatkan, buang air kecil bisa terasa sulit atau nyeri, dan urin bisa keruh atau berbau tidak sedap. Pasien dengan infeksi internal mungkin merasakan sakit di perut mereka dan juga dapat menjadi gejala mirip flu. Infeksi internal umumnya memerlukan pengobatan dengan obat antibiotik.

Keracunan darah

Salah satu jenis infeksi yang paling berbahaya berikut bagian operasi disebut septikemia. Septicemia adalah hasil dari infeksi bakteri yang menyebar ke aliran darah. Septicemia dapat menyebabkan demam yang tiba-tiba serta pernapasan terengal engal, menggigil dan denyut jantung yang cepat. Septicemia dapat berkembang menjadi kondisi yang dikenal dengan septic shock, yang ditandai dengan tekanan darah rendah, hipotermia, masalah mental (seperti kebingungan) dan masalah pembekuan darah. Septicemia adalah kondisi serius yang memerlukan perhatian medis segera.

Catatan : Jika Anda mengalami hal tersebut diatas, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter Anda, jangan tunda – tunda karena berakibat fatal.

Artikel Terkait

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *